Selasa, 24 Maret 2015

kejujuran yang terpendam

                          MY CLASS IS MY HOME PART 2...

              setelah kejadian itu,kelas kami masih belum kapok dan jera .kami seperti tidak merasa bersalah dan punya dosa. entah syetan apa yang merasuki diri kami,sampai-sampai wali kelas kami pak jack dibuat kewalahan karenanya.berbagai laporan tiap hari datang silih berganti dari para guru yang mengajar dan masuk kedalam kelas.pak jack hanya menghembuskan nafas dengan pelan menyadari anak didiknya membuat ulah lagi.akhirnya, pak jack pun memutuskan untuk masuk kekelas xi ips dan bermusyawarah dengan kami semua.

            ''anak-anak bapak sudah mendengar cerita dari guru-guru semua .bagaimana kalian ketika guru mengajar,ketika guru memberikan tugas,dan lain sebagainya... bapak bukannya tidak membela kalian ya... bapak justru sangat-sangat menyayangi kalian... makanya bapak datang dan masuk kekelas ini ingin mengetahui kenapa ? dan ada apa? di kelas ini sampai-sampai para guru mengeluh kepada bapak saking lelahnya melawan sikap kalian yang bapak sendiri tidak mengerti juga... tolong bicarakan baik-baik sekarang dan keluarkan isi hati kalian semuanya,keluh-kesah, ceritakan saja saat ini bapak adalah orang tua kalian yang wajib mendengarkan cerita anak-anaknya... dan kalian juga wajib jujur kepada bapak "kami saling pandang setelah mendengar ucapan pak jack yang jelas-jelas kembali membahas bagaimana nakalnya kami semua.dewi yang biasa angkat tangan kali ini diam,raffi yang biasanya melawan kali ini juga diam,semuanya diam kelas xi ips menjadi sunyi hanya dalam beberapa detik setelah mendengar pertanyaan lembut pak jack.

         "sebagai manusia biasa , bapak juga memiliki perasaan yang sama dengan kalian,bapak juga memiliki hati yang halus seperti kalian,makanya bapak tidak bisa marah karena kalian adalah anak-anak bapak,kalian adalah kebanggaan bapak ,bisakah satu waktu saja... bapak ingin mendengar ucapan dan komentar dari guru tentang kebaikan kalian.... hanya satu kali.... " kami terenyuh mendegar ucapan bapak terlebih lagi melihat kelopak mata bapak menahan butiran bening air mata .beliau begitu teguh,sabar,menghadapi kami yang tidak tau kemana harus mengeluarkan akal dan pikiran.
         "maaf pak ... sebenarnya kami adalah anak-anak bapak yang baik,yang bapak lindungi dengan kekuatan do'a dan keteguhan hati ,rasanya tidak adil sekali bila kelas kami ,kelas ips menjadi sorotan orang banyak bahkan sampai pemerintah kabupaten karena kenakalan kami yang menjalar.kami juga tidak terima bahwa hanya kelas kami yang menjadi kelas terlambat dalam mengikuti pelajaran.... ketika banyak yang mengatakan kami semua adalah orang bodoh,siswi terbuang,itu kan tidak wajar pak. setiap siswa dan siswi memiliki hak yang sama dihadapan gurunya.dihadapan temannya,dan dihadapan publik juga... bukan fitnah seperti itu yang kami inginkan pak, kami juga mengerti bagaimana perasaan bapak,makanya kami membentengi kelas kami dengan kebersamaan yang kuat,sudah cukup ucapan-ucapan tidak benar itu menghantui kami semua termasuk bapak,kami juga mempunyai hati.... hati kecil yang halus,jika saja orang-orang tidak termakan omongan dari pengedar gosip tak bertanggung jawab,maka kami akan tenang-tenang saja,kami ingin menghirup udara bebas disekolah ini,kami juga ingin disanyangi guru,diperhatikan dijadikan dambaan dan harapan,dijadikan sebuah motivasi bagaimana kami seorang murid,juga berjuang keras menjaga nama baik sekolah,guru,dan almamater kami sebagai siswa-siswi di SMA ini.... kami tidak ingin menunjukkan dan bersikap congkak dihadapan semua orang hanya karena kami punya sebuah keistimewaan yang patut dijadikan kebanggaan.tetapi,kami hanya minta satu! kami minta dihargai oleh semua pihak....  semua teman, itulah kenapa selama ini kami tidak pernah mengeluarkan sepatah kata apapun ketika guru masuk dan mengajar,menjelaskan, kami merindukan senyum mereka pak.... kami rindu kehangatan yang mereka berikan.... kami sayang bapak dan semua guru..... di SMAN1JELAI ini.... kami juga ingin memberikan yang terbaik "aku tak bisa menahan air  mataku keluar,sebenarnya aku sudah tahu ini akan terjadi begitu juga dengan teman-teman yang lainnya.
      pak jack menghapus air matanya dan tersenyum pada kami semua ." bapak percaya kalian.... tidak usah memborong prestasi yang penting satu, kebersamaan dan hati yang kompak,itu akan melahirkan kesempurnaan dimana kalian sebagai calon orang-orang sukses akan terlihat di masa depan.... jangan pernah menyerah.... bapak selalu ada untuk mendampingi kalian.... jadilah cahaya bagi semua orang yang bisa menerangi dan memberikan motivasi seperti tadi yang di ucapkan....."kami tertawa sambil berlinang air mata .dihari itu, aku tidak saja membuat teman-teman sekelas bengong ,tapi membuat isi hati mereka semua keluar plong!!!!..... beban yang selama ini disembunyikan kini diketahui sudah....  semoga kami menjadi siswa siswi yang membuat guru dan orang tua bahagia .... :) :) :)
   
          #maaf ... cerita ini hanya cerita fiksi ,tidak ada kisah nyata yang sengaja diungkapkan didalamnya.... apabila ada kesamaan nama,tempat,dan tokoh,itupun tanpa unsur kesengajaan,saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada kata-kata yang menyinggung.... wassalam.....

Senin, 09 Maret 2015

KEBERSAMAAN PARA SAHABAT

                      ''MY CLASS... IS MY HOME "

          namaku islamiyah madinah aku berasal dari pulau jawa tapi saat ini sedang bersekolah di kalimantan tengah dengan meminta hidup sendiri,dan serba di lakukan sendiri,kedua orang tuaku menyetujui permintaanku dan berharap aku bisa lebih baik lagi setelah pindah ke pulau kalimantan...
          
        saat ini aku menduduki bangku kelas XI IPS .aku dan teman-teman sangat kompak dalam mengerjakan tugas yang di perintahkan guru.kami selalu berbaur menjadi satu tanpa perduli perbedaan lawan jenis dan derajatnya.kelas kami yang terkenal nakalnya,sudah sampai ke kabupaten.kelas kami selalu menjadi kelas yang paling lambat belajarnya dan menjengkelkan menurut beberapa orang. beberapa temanku tidak tinggal diam mereka mengejar orang yang membuat gosip aneh tentang kelas kami yang sudah menjadi kepiting rebus di daerah sekitar.
             ''eh..... sini kamu !''raffi menarik lengan yusuf kemudian membantingnya keras-keras ke aspal.
             ''raf udah raf.... jangan di lanjutin.... kita bisa kena masalah .''ucap mita mencegah.
             ''mit ... tau nggak sih ?! nih bocah udah keterlaluan banget  .dia yang selama ini nyebarin gosip-gosip basiii gak bermutuuu tentang kelas kita...'' ucap raffi membela diri.
             ''bukan gue !''yusuf membela diri.
             ''bukan gue apa hah ?!''BHUGGH....BHUGH.... raffi menghajar raffi dengan seluruh kekuatannya.
             ''raffi.... sudah.... sudah ya.... ''ucapku pelan .''mitha.... kamu pulang duluan gih bareng raffi kalau yusuf biar aku yang urus ''
             ''oke deh aku duluan ya.... yuk raf ''ucap mitha menarik lengan raffi
             ''eh..... ember awas lho macem-macem sama temen gue ya?! sampe.. loe kayak gitu... gue bunuh loe.... dasaarrrrr!!!!''teriaknya dengan wajah yang merah padam.
     aku menghela nafas lalu membantu yusuf berdiri.''yang mana yang sakit ?!''tanyaku sambil menatap wajahnya dengan malas.
            ''aku nggak papa ini mah luka kecil besok udah sembuh !''ucapnya dengan alis yang hampir menyatu.
            ''serius nih... nggak mau aku bantu ?! atau aku anterin ke rumah ?!''ucapku menawarkan jasa.
            ''eh.... kamu anak kota yang nyasar ke sekolah desa nggak usah belagu deh.... sini sama tempat kamu tuh beda... ''aku hanya menatap heran kewajahnya yang menyimpan beribu dendam padara raffi.
           ''ya udah aku pulang dulu dah....''ucapku lalu berlari meninggalkan yusuf sendiri.

                          ***                                         ***                                                ***
                   KEESOKAN HARINYA ...
     ''dina.... hari ini bu sinta nggak masuk tolong kamu sampaikan keteman-teman kamu untuk mengerjakan tugas di buku paket geografi halaman tujuh belas dan di kumpul setelah istrirahat .''
    ''bu shinta kemana bu ?''tanyaku ragu-ragu.
    ''lagi sakit !''jawab bu indah singkat '' ya udah sana cepat masuk kelas sudah mulai pelajaran ini...''
    ''baik bu... permisi ''ucapku lalu keluar dari kantor guru.
                        ***                                         ***                                                 ***

  ''eh din.... ada tugas ya ?!''irwan langsung menghampiriku  dan mengambil lembaran kecil bertuliskan tugas dari bu sinta.
 ''geografi halaman tujuh belas hahahhhha...''irwan tertawa membaca tulisan bu sinta.
 ''kenapa wan ? apa ada yang lucu ?''tanyaku
 ''ah... enggak !''jawabnya asal.''kalau aku hitung nih ya.... dia masuk cuman satu kali selama satu bulan wajar nggak sih ?!''semua teman kelas mulai mengalihkan perhatian kepadanya.
 ''wan.... itu guru wan.... seharusnya kamu bilang bu guru atau beliau.... bukan dia kaya kamu manggil musuh kamu !''ucapku agak tegas.
 ''aduh... dina udah deh mungkin bu sinta juga males masuk kelas ini... bagus dong kita bisa happy nggak ada guru ya nggak guyssss....''ucap cindy .
''yoiiii...''jawab mereka semua serempak.
''udah deh mendingan kita kerjain tugasnya yuk !''ucapku lalu membuka tas ''aduh.... buku paketku ketinggalan lagi ''gumamku dalam hati ''eh... temen-temen pinjem buku paket  dong nanti aku kasih contekan deh ...''ucapku
    ''nggak usah !''ucap rony lalu merampas buku aldi yang di keluarkan dari tasnya .''satu orang nggak kerja semua juga nggak kerja setia kawan dong!!!''ucapnya
    ''aku udah setia kawan rony.... aku yang ngerjain tugas ,aku yang nyari jawaban,kalian tinggal nyalin ajah...''ucapku.
  ''kamu pikir kita pengecut ?!''dewi berdiri dan menghampiri aku .''bukan ini cara yang pantas di jadikan jalan keluar untuk nyelesaikan masalah din... kita harus berlaku jujur,berlaku adil,kita harus tunjukkan semangat kebersamaan kita,kita tunjukkan kalau .... kelas kita bukan kelas awut-awutan .''dewi benar-benar berbakat menjadi pemimpin setiap kata-katanya mampu menghipnotis puluhan anak-anak di dalam kelas yang menyaksikannya.
  ''oke.... aku nurut ajah !''jawabku lalu duduk dan membaca buku.
  ''ey..... sayangku cintaku imutku.... adek-adek kita semua... jangan ngambek dong !''dewi memelukku sambil tersenyum selain tegas fikirannya begitu dewasa.''yuk.... kita ngegosip bareng...''ajaknya
  ''nggak ah nambah dosa ''ucapku cuek.
  ''cye...''dewi menggawel pinggangku.''sok alim banget lho....kita bercanda lagi ,kita tuh ya... cuman nyanyi-nyanyi bareng kok yuk...''ucapnya sambil menarik lenganku.''codet....... mainkan gitarnya bro....''teriak rony ke arah dedi yang sering di panggil dengan sebutan codet oleh beberapa teman kelas.
      ''we were both young when i first saw you... i close my eyes and the flashback start  im standing there... one a balcony in summer air.... she the light she the party the ball gowns ...she you make you way tough the crowd... you say hello...m little did i know...''kami menyanyi bersama sepuas-puasnya melupakan masalah sejenak ,untuk rileks....
                       ***                                   ***                                                                    ***
   ''mana tugas kalian ?''ketika kami sedang asyik ngerumpi bu indah datang.
   ''tugas apa buk ?!''tanya romy pura-pura tidak tahu.
   ''lho... memangnya madinah nggak ngasik lembaran itu ke kalian... atau madinah nggak nulis di papan?!''bu indah memandangiku dengan tatapan yang tajam sedangkan teman-teman kelas kebingungan.
   ''dina.....''
  ''ya bu...''
   ''ikut saya ke kantor ...''
   ''baik bu.....''aku langsung mengekor di belakang bu indah.
'' wah friend.... nggak bisa di biarin nih.... ayo dong cammon?! cari cara .... ''ucap ririn.
  ''cari cara gimana rin ? kita tadi jelas-jelas ngelihat sendiri kan ... irwan ngerampas kertas itu  dari tangan dina dan kita juga bandel nggak mau ngerjain tugas dan ikut nyeret dina kesini.... jelas-jelas dia mau membantu .''ucap revi sambil mengetuk-ngetuk meja.
  ''jadi loe nyalahin gue vi??? ''irwan menatap revi yang masih dengan wajah kesalnya.''loe penakut banget sih!''ucapnya sembarangan.
 ''eh wan.... loe songong ya ! ini bukan masalah takut atau nggak ... tapi temen kita dina.... dia gimana ?!''revi mulai naik pitam.
  ''alah.... paling dina juga ember kaya yusuf kemaren ''ucap raffi sambil meletakkan kakinya di atas meja.
  ''wah... bener-bener nih anak !''revi berniat menghajar raffi tapi beruntung dewi menghalangi.''eh udah-udah diem loe semua.... tuh liat !''tunjuknya ke arah lapangan disana ada aku yang berdiri didekat tiang bendera dengan papan nama bertuliskan ''SAYA TIDAK MENJALANKAN TUGAS DENGAN BAIK,SAYA SISWI PIKUN,SAYA PEMALAS, DAN MEMBUAT TEMAN-TEMAN SAYA MENJADI BODOH''aku bersikap biasa saja meski di bawah tiang bendera disaksikan ratusan siswa-siswi yang berlalu lalang bahkan aku masih nyengar nyengir sambil berkata ''bye...bye ...'' ke arah teman kelas yang menatap iba dari ruang kelas.
    ''idiot bener nih anak ya.... dihukum seberat itu masih juga kaya orang ngga ada masalah ''ucap dedi.
    ''TUK!''revi melempar bulpen ke arah kepala dedi ''aduh ''serunya tanpa memalingkan kepala.
    ''masa kita mau diem ajah guys....?!''ucap dewi ''nggak punya hati nurani ya kalian ?! jelas-jelas kita satu kelas yang salah tapi kalian santai ngelihat temen dihukum panas-panasan karena ngebelain kita... nggak punya otak luh ya....''tajam,menyayat hati,itulah kata-kata dewi ketika sedang marah.
  ''dia cuman caper ke guru..... dia sok pahlawan di depan kita maklum anak mami ''ucap irwan santai sambil membolak balik buku tulisnya.tanpa sadar, dewi menghampirinya dan merampas buku itu kemudian merobeknya sampai jadi bagian -bagian kecil. ''resek. .... loe.... ''ucap dewi dengan wajahnya yang merah muda.''kalau kalian merasa bersalah,kalian maju! akui kesalahan kalian.... kalau kalian benar,lawan yang salah.... !!! biar nggak ada orang-orang yang jadi tikus curut di dunia ini kaya dia....!!!''ucap dewi sambil menatap penuh kebencian ke arah irwan lalu keluar diikuti teman-teman yang lainnya.mereka menghampiriku dan berbaris dengan rapi seperti barisan paskibra .sebelum bu indah menanyakan kejadian aneh ini,dewi langsung angkat tangan .''kita satu kelas nggak mau ngerjain tugas bu..... kita berhak di hukum.... im sorry miss ''ucap dewi sambil memberi hormat ke arah bendera merah putih yang berkibar diterpa angin.
         ''one thru... three... goo .... INDONESIA.... TANAH AIRKU..... TANAH TUMPAH DARAHKU..... DISANALAH..... AKU BERDIRI ....''
           inilah kami dalam keadaan seberat apapun selalu bersama meski banyak pertikaian dan perbedaan di dalamnya. tapi kami WE ARE CLASS XI IPS adalah murid-murid yang santun dan menyimpan semangat nasionalisme yang tinggi di hati kita ......



                    # ceritanya nanti ya temen-temen disambung lagi karena besok aku haruss sekolah dan malam ini harus istirahat BYE.........